Wisata Esktrim Favorit Baru Yogyakarta

 

Objek wisata ekstrem atau minat khusus di Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan menjadi tempat favorit wisatawan pada 2013. Kepala Seksi Promosi Dinas Pariwisata DIY, Putu Kertiyasa mengatakan pada 2012 terjadi perubahan trend kunjungan wisata dari objek wisata yang berlokasi di kota menuju desa. “Wisatawan mulai mencari objek-objek alternatif, seperti gua Pindul di Gunung Kidul. Mereka tak hanya mengunjungi objek wisata di kota, seperti Keraton dan Candi Prambanan,” kata dia, Jumat 21 Desember 2012.

Menurut dia, wisatawan lebih tertarik menghabiskan waktu libur dengan menikmati paket-paket wisata minat khusus, yang menawarkan suasana alam yang berbeda. Paket wisata minat khusus yang dimaksudkan adalah wisata alam Merapi lava tour di Kabupaten Sleman, gua Pindul di Desa Bejiharjo, Kecamatan Bejiharjo, Gunung Kidul. “Pada 2013, kami akan terus mengembangkan objek-objek wisata yang ada di kabupaten dan kota, salah satunya minat khusus,” kata dia.

Sementara itu, paket wisata ke Candi Prambanan, Kraton, dan Borobudur, kata dia, pada tahun ini masih difavoritkan wisatawan asing. Malioboro sebagai pusat bisnis juga menjadi pilihan wisata. “Pusat perbelanjaan kini banyak menawarkan pameran kerajinan sehingga menarik wisatawan untuk kegiatan bisnis,” katanya.

Putu juga mengatakan, pada 2013, Pemerintah DIY memiliki banyak pekerjaan rumah untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang berhubungan dengan pariwisata. Dia menyebutkan fasilitas parkir di Yogyakarta selama ini banyak dikeluhkan wisatawan. Saat libur panjang terjadi kepadatan lalu lintas dan wisatawan kesulitan memarkir kendaraaannya. Kepadatan biasa terjadi di kawasan Malioboro, Alun-Alun Utara, dan kawasan gedung Bank Indonesia yang berdekatan dengan Taman Pintar.

Data Dinas Pariwisata menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan asing dan domestik dalam dua tahun terakhir meningkat. Jumlah kunjungan wisatawan asing meningkat sebanyak 33,56 persen atau dari 69.797 pada Juni 2011 menjadi 93.219 orang pada Juni 2012. Kunjungan wisatawan domestik naik sebanyak 65,76 persen atau dari 662.339 menjadi 1.097.922 orang. Turis asing yang mengunjungi DIY mayoritas berasal dari Belanda, Jepang, Malaysia dan Singapura. Wisatawan domestik rata-rata berasal dari Jakarta, Bali, Jawa Barat, Jawa Rengah, Banten, dan Jawa Timur.

Yuk nikmati liburan kali ini dengan nuansa yang baru, menarik, dan menantang. Met liburan ya. ^_^

Disadur dari: www.tempo.co/read/news/2012/12/21/199449750/Wisata-Esktrem-Primadona-Baru-Yogyakarta

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply